Jogja News |
KPU Bantul kesulitan masukkan data
2009-04-14
BANTUL [Selasa,14/04/2009] - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, kesulitan memasukkan data perolehan suara DPR ke KPU pusat karena ada masalah pada sistem jaringan teknologi informasi.
"Masyarakat belum dapat mengakses data perolehan suara untuk DPR karena KPU Bantul kesulitan memasukkan seluruh data dari panitia pemungutan suara (PPS)," kata anggota KPU Kabupaten Bantul, Nuruddin Latief, Selasa (14/4) ini. Dia berkata, gangguan sistem jaringan teknologi informasi ini menyebabkan lambatnya penghitungan suara DPR.
"Kami belum bisa menyebutkan hasil data yang masuk. Sejak H+2 pemilu kami telah menerima 100 persen surat suara untuk DPR, namun belum dapat memasukkan seluruh data karena gangguan `server`," katanya. Ia mengatakan, kelambanan penghitungan bukan akibat buruknya kualitas operator sistem tabulasi.
"Tiga operator telah mendapatkan pelatihan khusus jauh hari sebelum pemilu berlangsung, karena itu masalahnya bukan dari sisi kualitas operator, tetapi sistemnya yang bermasalah," katanya.
Sementara itu, anggota KPU Provinsi DIY, Mohammad Nadjib mengatakan lambatnya sistem tabulasi akibat "overload" jumlah surat suara. "Satu TPS ada 400 pemilih sehingga membutuhkan waktu panjang," katanya. Ia mengatakan, pengadaan perangkat elektronik untuk KPU merupakan kewenagan pusat terutama menentukan jenis dan klasifikasinya.
"Kami akan lakukan evaluasi terkait lambatnya perangkat teknologi tersebut, kemungkinan sistemnya terganggu," katanya.
Kembali
|